Kondisi Medis

TBC (Tuberkulosis)

Penyakit infeksi bakteri (Mycobacterium tuberculosis) yang terutama menyerang paru-paru namun dapat mengenai organ lain. Ditularkan melalui percikan dahak penderita. Pada lansia atau pasien dengan imunitas rendah, TBC dapat lebih berat dan memerlukan pengobatan jangka panjang.

Penyebab

  • Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.
  • Penularan melalui udara saat penderita batuk atau bersin.
  • Bakteri dormant dapat aktif kembali saat daya tahan tubuh menurun.

Faktor Risiko

  • Kontak erat dengan penderita TBC aktif.
  • Daya tahan tubuh menurun (lansia, diabetes, HIV).
  • Lingkungan padat dan ventilasi buruk.

Gejala

  • Batuk berkepanjangan lebih dari 2–3 minggu, kadang berdahak atau berdarah.
  • Demam ringan terutama sore/malam, keringat malam, dan berat badan turun.
  • Mudah lelah, nafsu makan menurun, dan sesak napas.

Kapan ke Dokter

Segera periksakan diri bila batuk lebih dari 2 minggu, apalagi disertai dahak berdarah, demam malam, atau penurunan berat badan, agar dapat segera didiagnosis dan diobati.

Diagnosis

  • Pemeriksaan dahak (BTA) untuk menemukan bakteri.
  • Rontgen dada untuk melihat gambaran infeksi paru.
  • Tes cepat molekuler (GeneXpert) dan tes Mantoux.

Pengobatan

  • Obat anti-tuberkulosis (OAT) kombinasi selama minimal 6 bulan.
  • Penting minum obat tuntas tanpa putus untuk mencegah resistensi.
  • Pemantauan efek samping obat dan evaluasi dahak berkala.

Pencegahan

  • Jaga ventilasi ruangan dan hindari kontak erat dengan penderita aktif.
  • Gunakan masker saat merawat pasien TBC.
  • Vaksinasi BCG pada bayi dan deteksi dini pada kelompok risiko.

Butuh Bantuan Perawatan di Rumah?

Tim Insan Medika siap membantu Anda memahami kebutuhan perawatan dan menyusun program yang tepat untuk keluarga Anda. Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.