Infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di satu atau kedua paru-paru. Kantung udara dapat terisi cairan atau nanah, menyebabkan batuk berdahak, demam, menggigil, dan kesulitan bernapas. Pada lansia, pneumonia bisa sangat berbahaya dan membutuhkan perawatan intensif.
Penyebab
- Infeksi bakteri (paling sering Streptococcus pneumoniae).
- Infeksi virus, termasuk virus influenza.
- Aspirasi makanan atau cairan ke paru, terutama pada lansia dengan disfagia.
Faktor Risiko
- Usia lanjut dan daya tahan tubuh menurun.
- Penyakit paru kronis, jantung, atau diabetes.
- Tirah baring lama dan gangguan menelan (disfagia).
Gejala
- Batuk berdahak, kadang disertai dahak kekuningan atau kehijauan.
- Demam, menggigil, dan berkeringat.
- Sesak napas dan nyeri dada saat bernapas.
- Pada lansia dapat muncul kebingungan tanpa demam jelas.
Kapan ke Dokter
Segera ke dokter bila demam tinggi disertai sesak napas, nyeri dada, batuk memberat, atau muncul kebingungan pada lansia — pneumonia dapat memburuk dengan cepat dan berbahaya.
Diagnosis
- Pemeriksaan fisik dan auskultasi paru.
- Rontgen dada untuk memastikan area peradangan.
- Tes darah dan pemeriksaan dahak serta saturasi oksigen.
Pengobatan
- Antibiotik untuk pneumonia bakteri sesuai resep dokter.
- Istirahat, asupan cairan cukup, dan obat penurun demam.
- Terapi oksigen dan perawatan intensif pada kasus berat.
Pencegahan
- Vaksinasi pneumonia dan influenza, terutama bagi lansia.
- Jaga kebersihan tangan dan hindari kontak dengan penderita infeksi.
- Berhenti merokok dan cegah aspirasi pada pasien dengan gangguan menelan.
Butuh Bantuan Perawatan di Rumah?
Tim Insan Medika siap membantu Anda memahami kebutuhan perawatan dan menyusun program yang tepat untuk keluarga Anda. Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.
