Insan Medika Logo

Pasien Tidak Bisa Makan Lewat Mulut? Kenali Perawatan NGT di Rumah

Oleh Aurel
Direview oleh Dokter
29 September 2026
4 menit baca Menit Baca
Pasien Tidak Bisa Makan Lewat Mulut? Kenali Perawatan NGT di Rumah

Merawat pasien yang menggunakan selang makan atau NGT tentu berbeda dari pemberian makanan melalui mulut. Keluarga perlu menyesuaikan pemberian makanan, cairan, dan obat dengan kondisi pasien agar kebutuhan sehari-harinya tetap terpenuhi. Oleh karena itu, perawatan pasien NGT menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Meski terlihat sederhana, penggunaan NGT tetap membutuhkan perhatian dalam perawatannya. Sebelum membahas cara merawatnya, penting untuk memahami terlebih dahulu apa itu NGT dan mengapa selang ini digunakan pada kondisi pasien tertentu.

Apa Itu NGT dan Kapan Pasien Membutuhkannya?

NGT atau nasogastric tube merupakan selang yang dipasang melalui hidung hingga mencapai lambung. Selang ini digunakan untuk membantu memberikan makanan, cairan, atau obat kepada pasien yang mengalami kesulitan menelan atau belum mampu memenuhi kebutuhan nutrisi melalui mulut.

Penggunaan NGT dapat ditemukan pada pasien dengan kondisi yang beragam, seperti setelah stroke, gangguan neurologis, penurunan kesadaran, atau kondisi lain yang memengaruhi kemampuan menelan. Lama penggunaannya pun tidak selalu sama karena bergantung pada kondisi dan perkembangan pasien.

Baca juga: Pemasangan NGT di Rumah: Prosedur Aman untuk Pasien yang Sulit Makan

Apa yang Perlu Diperhatikan Selama Pasien Menggunakan NGT?

perawatan pasien NGT

Pastikan Selang Tetap pada Posisi yang Tepat

Periksa posisi selang secara berkala untuk memastikan tidak tertarik, tertekuk, atau bergeser. Perhatikan juga bagian selang yang menempel di sekitar hidung agar tetap terpasang dengan baik. Apabila selang berubah posisi atau terlepas, jangan memasukkannya kembali sendiri dan segera hubungi tenaga kesehatan.

Perhatikan Posisi Pasien Saat Makan

Posisi pasien perlu diperhatikan saat makanan atau cairan diberikan melalui NGT. Pastikan tubuh pasien berada dalam posisi yang sesuai dan pemberian dilakukan secara perlahan mengikuti anjuran tenaga kesehatan. Jika pasien batuk, muntah, atau sesak saat pemberian, segera hentikan dan konsultasikan kondisinya.

Ikuti Anjuran Pemberian Makanan dan Cairan

Jenis makanan, jumlah, dan jadwal pemberian melalui NGT perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan. Jangan mengganti jenis makanan atau menambahkan bahan lain tanpa memastikan keamanannya untuk diberikan melalui selang. Jumlah cairan juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan pasien, terutama jika ada pembatasan cairan.

Berikan Obat Sesuai Petunjuk

Obat yang diberikan melalui NGT perlu mengikuti petunjuk tenaga kesehatan karena tidak semua obat bisa diberikan melalui selang. Apabila pasien mengonsumsi beberapa jenis obat, tanyakan cara pemberian yang tepat agar obat tetap bekerja sebagaimana mestinya.

Jaga Kebersihan Selang dan Area Sekitarnya

Cuci tangan sebelum menyiapkan makanan, memberikan obat, atau menangani selang. Area hidung dan kulit tempat selang menempel juga perlu diperiksa secara rutin untuk melihat adanya kemerahan atau iritasi. Setelah digunakan, bersihkan peralatan makan sesuai petunjuk agar tetap higienis.

Amati Kondisi Pasien Setelah Pemberian

Setelah makanan, cairan, atau obat diberikan, perhatikan respons tubuh pasien. Mual, muntah, batuk, perut terasa terlalu penuh, atau sesak perlu diperhatikan, terutama keluhan yang muncul berulang. Jika kondisi pasien terlihat memburuk, segera hubungi tenaga kesehatan.

Masalah yang Bisa Terjadi Selama Penggunaan NGT

Selang Tersumbat

Sisa makanan atau obat dapat menumpuk dan menghambat aliran dalam selang. Hindari menggunakan benda keras untuk membuka sumbatan karena bisa merusak selang atau melukai pasien.

Baca juga: Selang Makan Pasien Tersumbat? Kenali Penyebab dan Cara Menanganinya

Iritasi pada Hidung

Penggunaan NGT dalam waktu tertentu dapat menyebabkan iritasi di sekitar hidung. Perhatikan jika muncul kemerahan, lecet, nyeri, atau luka pada area tersebut.

Batuk atau Sesak Saat Pemberian Nutrisi

Batuk, tersedak, atau sesak saat pemberian nutrisi perlu segera diperhatikan. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa pemberian nutrisi perlu dihentikan sementara dan pasien membutuhkan penilaian lebih lanjut.

Selang Bergeser atau Terlepas

Selang dapat bergeser atau terlepas akibat tarikan maupun pergerakan pasien. Jika hal ini terjadi, hentikan pemberian makanan atau obat dan jangan mencoba memasangnya kembali tanpa bantuan tenaga kesehatan.

Tanda Pasien NGT Membutuhkan Perawat di Rumah

Bagi keluarga yang belum terbiasa menangani pasien dengan NGT, penggunaan selang makan bisa terasa cukup membingungkan. Kekhawatiran melakukan kesalahan saat pemberian nutrisi atau perawatan selang makan juga sering membuat keluarga ragu melakukannya sendiri. Bantuan perawat di rumah dapat dipertimbangkan ketika:

  • Pasien membutuhkan pemberian nutrisi melalui NGT setiap hari sesuai anjuran tenaga kesehatan.
  • Keluarga masih kesulitan merawat dan menjaga kondisi selang makan.
  • Pasien memiliki kondisi medis yang membutuhkan perhatian lebih selama menggunakan NGT.
  • Pasien perlu mendapatkan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

Perawatan NGT di Rumah Lebih Aman dengan Insan Medika

Perawatan pasien NGT membutuhkan perhatian saat menerima makanan, cairan, atau obat melalui selang. Pemberian nutrisi juga perlu mengikuti anjuran tenaga kesehatan dan kondisi pasien perlu dipantau selama menggunakan NGT. Jika kebutuhan tersebut terasa sulit dilakukan sendiri, keluarga dapat mempertimbangkan bantuan tenaga kesehatan.

Insan Medika menyediakan layanan perawatan komplikasi berat yang menyesuaikan kondisi masing-masing pasien. Untuk kebutuhan pasang NGT di rumah, tindakan ditangani oleh perawat yang memiliki kompetensi sesuai prosedur dan memperhatikan kondisi pasien sehingga proses pemasangan dapat berlangsung dengan lebih aman.

Selama layanan berlangsung, kondisi dan aktivitas pasien didokumentasikan melalui IMCIS™ (Insan Medika Care Intelligence System). Sistem berbasis AI ini membantu memantau perkembangan pasien dan bisa mendeteksi perubahan kondisi secara dini. Dengan begitu, perubahan yang perlu diperhatikan dapat lebih cepat diketahui.

Butuh Layanan Home Care?

Konsultasikan kebutuhan perawatan Anda dengan tim medis kami secara gratis.

Anggota Dari
Logo LSP CaregiverLogo Asosiasi Senior Living Indonesia

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.