• Login
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Artikel Lansia

Lansia Tidak Mau Makan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Arizal by Arizal
October 2, 2025
in Artikel Lansia
Reading Time: 7 mins read
1
0
SHARES
7
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seiring bertambahnya usia, kebutuhan tubuh lansia akan gizi tetap penting untuk menjaga kesehatan, imunitas, serta kualitas hidup. Namun, tidak sedikit keluarga yang menghadapi tantangan saat orang tua atau anggota keluarga lansia kehilangan nafsu makan atau bahkan menolak untuk makan. Kondisi ini tentu tidak boleh dianggap sepele, karena bisa berdampak pada kesehatan fisik maupun mental mereka.

Mengutip dari National Institute on Aging, pola makan yang sehat dan seimbang sangat berperan dalam mencegah penyakit kronis pada lansia. Jika lansia tidak mau makan, tubuh mereka bisa kekurangan energi, vitamin, dan mineral penting. Oleh karena itu, penting bagi keluarga atau caregiver memahami penyebab serta cara mengatasinya.

Daftar Isi

  • 1 Penyebab Lansia Tidak Mau Makan
    • 1.1 1. Penurunan Indra Perasa dan Penciuman
    • 1.2 2. Gangguan Kesehatan
    • 1.3 3. Efek Samping Obat
    • 1.4 4. Faktor Psikologis
    • 1.5 5. Masalah Gigi dan Mulut
  • 2 Gejala dan Dampak Lansia Tidak Mau Makan
  • 3 Faktor Risiko Lansia Tidak Mau Makan
  • 4 Cara Mengatasi Lansia yang Tidak Mau Makan
    • 4.1 1. Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Gizi
    • 4.2 2. Sajikan Porsi Kecil tapi Sering
    • 4.3 3. Variasi Menu dan Bumbu
    • 4.4 4. Pilih Tekstur Makanan yang Mudah Dikunyah
    • 4.5 5. Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan
    • 4.6 6. Gunakan Suplemen bila Diperlukan
    • 4.7 7. Perhatikan Asupan Cairan
  • 5 Tips Tambahan untuk Membantu Lansia Mau Makan
  • 6 FAQ tentang Lansia yang Tidak Mau Makan
  • 7 Dapatkan Bantuan Profesional Berpengalaman dari Insan Medika

Penyebab Lansia Tidak Mau Makan

lansia tidak mau makan
pexels.com

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan lansia enggan makan, baik dari aspek fisik maupun psikologis. Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemui:

1. Penurunan Indra Perasa dan Penciuman

Seiring bertambahnya usia, kemampuan indra perasa dan penciuman menurun. Makanan yang sebelumnya terasa lezat bisa jadi hambar, sehingga lansia kehilangan selera makan.

2. Gangguan Kesehatan

Beberapa penyakit seperti diabetes, kanker, gagal ginjal, atau penyakit jantung dapat memengaruhi nafsu makan. Selain itu, gangguan pencernaan seperti maag, sembelit, atau kesulitan menelan (disfagia) juga membuat lansia enggan makan.

3. Efek Samping Obat

Menurut MedlinePlus, obat-obatan tertentu dapat menimbulkan efek samping berupa mual, mulut kering, atau perubahan rasa pada makanan. Hal ini dapat membuat lansia tidak tertarik untuk makan.

4. Faktor Psikologis

Depresi, kesepian, atau kehilangan pasangan hidup sering membuat lansia tidak bersemangat, termasuk dalam hal makan. Aspek emosional ini sering kali lebih berpengaruh daripada masalah fisik.

5. Masalah Gigi dan Mulut

Gigi yang ompong, gusi bermasalah, atau gigi palsu yang tidak nyaman dapat menyulitkan lansia mengunyah makanan. Akibatnya, mereka memilih untuk menghindari makan.

Gejala dan Dampak Lansia Tidak Mau Makan

Jika lansia terus menolak makanan, gejala yang biasanya muncul antara lain:

  • Berat badan menurun drastis.
  • Tubuh lemas, tidak bertenaga.
  • Kulit pucat dan kering.
  • Mudah sakit karena daya tahan tubuh melemah.
  • Luka sulit sembuh.

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mengakibatkan malnutrisi, dehidrasi, hingga meningkatkan risiko penyakit serius.

Faktor Risiko Lansia Tidak Mau Makan

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko lansia mengalami penurunan nafsu makan antara lain:

  • Usia lanjut (di atas 70 tahun).
  • Memiliki penyakit kronis.
  • Mengonsumsi banyak obat (polifarmasi).
  • Tinggal sendirian atau minim interaksi sosial.
  • Kondisi finansial yang membatasi akses pada makanan bergizi.

Baca juga: Cari Jasa Perawat Lansia Harian? Ini Layanan Terbaik untuk Kesehatan Lansia

Cara Mengatasi Lansia yang Tidak Mau Makan

lansia tidak mau makan
pexels.com

Mengatasi lansia yang tidak mau makan membutuhkan pendekatan menyeluruh, baik dari sisi medis, nutrisi, maupun psikologis. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Konsultasi dengan Dokter atau Ahli Gizi

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari tahu penyebab medis. Dokter bisa memeriksa kondisi kesehatan lansia dan menyesuaikan obat-obatan jika ada efek samping yang memengaruhi nafsu makan. Ahli gizi juga dapat membantu menyusun menu sesuai kebutuhan.

2. Sajikan Porsi Kecil tapi Sering

Alih-alih memaksa makan dalam porsi besar, cobalah memberikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Cara ini lebih mudah diterima dan tidak membuat lansia merasa terbebani.

3. Variasi Menu dan Bumbu

Gunakan bumbu alami, rempah, atau saus sehat untuk meningkatkan cita rasa makanan. Variasi menu juga penting agar lansia tidak bosan dengan makanan yang itu-itu saja.

4. Pilih Tekstur Makanan yang Mudah Dikunyah

Jika lansia mengalami masalah gigi, berikan makanan bertekstur lembut seperti bubur, sup, atau smoothie. Makanan lunak tetap bisa kaya nutrisi jika diolah dengan benar.

5. Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan

Ajak lansia makan bersama keluarga agar mereka tidak merasa kesepian. Putar musik lembut atau gunakan meja makan yang rapi untuk menciptakan suasana nyaman.

6. Gunakan Suplemen bila Diperlukan

Jika asupan makanan tetap kurang, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen nutrisi khusus lansia. Namun, penggunaan suplemen sebaiknya tidak menggantikan makanan utama.

7. Perhatikan Asupan Cairan

Selain makanan, pastikan lansia tetap cukup minum. Dehidrasi sering kali membuat tubuh lemas dan semakin kehilangan nafsu makan.

Tips Tambahan untuk Membantu Lansia Mau Makan

  • Ajak lansia beraktivitas ringan agar metabolisme tetap baik dan nafsu makan meningkat.
  • Libatkan lansia dalam memilih atau menyiapkan makanan agar mereka merasa dihargai.
  • Berikan makanan kesukaan mereka, tentunya dengan modifikasi agar tetap sehat.
  • Gunakan peralatan makan yang nyaman dan sesuai, misalnya sendok dengan gagang besar untuk memudahkan lansia dengan keterbatasan motorik.
  • Perhatikan suhu makanan, karena beberapa lansia lebih suka makanan hangat daripada dingin.

Baca juga: Tanda Lansia Membutuhkan Perawatan Homecare Terbaik

FAQ tentang Lansia yang Tidak Mau Makan

1. Apakah normal lansia kehilangan nafsu makan?
Ya, penurunan nafsu makan pada lansia cukup umum terjadi, tetapi jika berlangsung lama bisa berbahaya dan perlu ditangani.

2. Kapan harus membawa lansia ke dokter?
Jika lansia tidak mau makan lebih dari 2–3 hari, mengalami penurunan berat badan signifikan, atau terlihat sangat lemah, segera konsultasikan ke dokter.

3. Apakah ada makanan khusus untuk lansia yang sulit makan?
Ya, biasanya makanan lunak, tinggi protein, dan mudah dicerna seperti sup ayam, smoothie buah, atau bubur kacang hijau bisa jadi pilihan.

4. Bagaimana jika lansia benar-benar menolak makan?
Jangan dipaksa, tetapi coba cari tahu penyebabnya. Pendekatan medis dan dukungan emosional sering kali lebih efektif.

Dapatkan Bantuan Profesional Berpengalaman dari Insan Medika

Lansia yang tidak mau makan merupakan masalah serius yang bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor fisik, psikologis, hingga sosial. Dengan mengenali gejala, memahami penyebab, serta menerapkan cara-cara yang tepat, keluarga dapat membantu lansia kembali memiliki pola makan sehat.

Jika Anda memiliki lansia di rumah yang sulit makan atau membutuhkan perhatian ekstra, Anda tidak perlu menghadapi tantangan ini sendirian. Platform Insan Medika siap membantu Anda menemukan jasa perawat lansia profesional yang berpengalaman dalam mendampingi, merawat, sekaligus memperhatikan kebutuhan gizi lansia. Dengan pendampingan yang tepat, kesehatan dan kualitas hidup lansia tercinta bisa lebih terjaga.

Tags: caregiverjasa perawat lansialansiaperawat home careperawat lansia
Arizal

Arizal

Related Posts

Artikel Lansia

Cara Menjaga Kesehatan Mental Lansia yang Tinggal di Rumah

January 1, 2026
Artikel Lansia

Ini Dia Tips Merawat Lansia Alzheimer di Rumah Agar Tidak Kewalahan

January 1, 2026
Artikel Lansia

Kenapa Lansia Sering Bingung? Kenali Gejala Awal Demensia

January 1, 2026
Artikel Lansia

7 Tips Memilih Jasa Perawat Homecare yang Aman dan Terpercaya untuk Orang Tua

December 5, 2025
Artikel Lansia

Asma pada Lansia, Perlu Penanganan Khusus dan Pencegahannya

November 9, 2025
Artikel Lansia

Lansia Tiba-tiba Sesak Napas? Ini Penyebab & Cara Penanganannya

October 31, 2025

Recommended

Cara Menjaga Kesehatan Mental Lansia yang Tinggal di Rumah

1 day ago

Ini Dia Tips Merawat Lansia Alzheimer di Rumah Agar Tidak Kewalahan

2 days ago

Trending

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

Sakit Punggung Sebelah Kiri: Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

4 months ago

Popular

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

4 Jenis Air Keras yang Membahayakan Kulit

8 years ago

Sakit Punggung Sebelah Kiri: Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

4 months ago

Nyeri Akibat Rematik: Kurangi Rasa Nyeri Dengan Lakukan Ini di Rumah

8 years ago

Berapa Biaya Layanan Perawat Homecare untuk Pasien Stroke? Ini Rinciannya

1 year ago

Insan Medika

Blog Insan Medika

logo

Insan Medika Adalah Agency Penyalur Perawat Home Care Yang Melayani Perawatan Pasien di Rumah Selama 24 Jam. Kami Menghadirkan Layanan Perawat Home Care Live-In Mulai Dari Perawat Orang Tua, Perawat Orang Sakit Hingga Pasien Medis Atau Pasien Yang Terpasang Alat/ ICU.

  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika