Insan Medika Logo

Cara Mengurangi Risiko Jatuh pada Lansia di Rumah lewat Kebiasaan Sehari-hari

Jatuh merupakan salah satu risiko kesehatan yang perlu diwaspadai seiring bertambahnya usia. Penurunan kekuatan otot, gangguan keseimbangan, dan perubahan kemampuan penglihatan membuat lansia lebih mudah kehilangan pijakan saat berjalan atau berpindah tempat. Jika tidak dicegah, jatuh bisa menyebabk

Oleh AurelDireview oleh DokterDiperbarui 5 November 20264 menit baca
Cara Mengurangi Risiko Jatuh pada Lansia di Rumah lewat Kebiasaan Sehari-hari

Jatuh merupakan salah satu risiko kesehatan yang perlu diwaspadai seiring bertambahnya usia. Penurunan kekuatan otot, gangguan keseimbangan, dan perubahan kemampuan penglihatan membuat lansia lebih mudah kehilangan pijakan saat berjalan atau berpindah tempat. Jika tidak dicegah, jatuh bisa menyebabkan cedera serius hingga mengurangi kemandirian lansia.

Oleh karena itu, keluarga perlu memahami cara mencegah lansia jatuh agar aktivitas sehari-hari tetap aman dan nyaman. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari perubahan kondisi fisik hingga penyesuaian lingkungan dan kebiasaan sehari-hari.

Mengapa Lansia Lebih Rentan Mengalami Jatuh?

Seiring bertambahnya usia, kekuatan otot dan kepadatan tulang cenderung menurun. Kondisi ini membuat lansia lebih sulit menjaga keseimbangan saat berjalan atau berpindah posisi. Selain itu, refleks tubuh yang melambat juga membuat lansia kesulitan mempertahankan posisi ketika tersandung atau kehilangan keseimbangan.

Risiko jatuh juga bisa meningkat akibat gangguan penglihatan, penyakit sendi, gangguan saraf, atau penurunan tekanan darah saat berdiri. Beberapa jenis obat juga menimbulkan efek samping berupa pusing dan rasa kantuk. Apabila berbagai faktor tersebut terjadi bersamaan, lansia akan lebih rentan terjatuh saat beraktivitas.

Baca juga: Lansia Jatuh di Rumah? Ini Pertolongan Pertama yang Perlu Dilakukan

Bagaimana Menciptakan Rumah yang Aman bagi Lansia?

mencegah lansia jatuh

Kondisi lingkungan rumah perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko lansia tersandung atau terpeleset. Keluarga bisa melakukan beberapa penyesuaian berikut agar lansia lebih leluasa bergerak.

Singkirkan Benda yang Menghalangi Jalan

Pastikan jalur yang sering dilewati lansia bebas dari kabel, mainan, dan barang-barang yang berserakan. Pindahkan benda tersebut ke tempat penyimpanan agar tidak menghalangi langkah saat lansia berjalan.

Pastikan Pencahayaan Rumah Memadai

Ruangan yang gelap membuat lansia lebih sulit melihat benda atau perubahan permukaan lantai. Pasang lampu dengan pencahayaan yang cukup di area yang sering digunakan, terutama kamar tidur, kamar mandi, dan lorong rumah.

Pasang Pegangan di Area yang Berisiko

Sediakan pegangan tangan (handrail) di area seperti kamar mandi, dekat toilet, dan sepanjang tangga. Pegangan ini membantu lansia menjaga keseimbangan saat berdiri, duduk, atau berpindah tempat.

Gunakan Alas Lantai Antislip

Lantai yang licin meningkatkan risiko lansia terpeleset, terutama di kamar mandi. Gunakan alas antislip yang tidak mudah bergeser dan segera keringkan lantai jika terkena air.

Sesuaikan Ketinggian Perabot dengan Kebutuhan Lansia

Pilih kursi yang memiliki sandaran dan tinggi dudukan yang memudahkan lansia untuk duduk maupun berdiri. Hindari penggunaan perabot yang terlalu rendah karena bisa menyulitkan lansia saat mengubah posisi tubuh.

Kebiasaan Apa yang Membantu Mengurangi Risiko Jatuh?

Selain memperhatikan kondisi rumah, kebiasaan lansia saat beraktivitas juga berpengaruh terhadap risiko jatuh. Keluarga bisa membantu membangun kebiasaan berikut sesuai dengan kondisi dan kemampuan fisik lansia.

Bangun dan Berdiri Secara Perlahan

Saat bangun dari tempat tidur atau kursi, lansia sebaiknya tidak langsung berdiri. Beri waktu sejenak untuk menyesuaikan posisi tubuh agar tidak mudah merasa pusing atau kehilangan keseimbangan.

Gunakan Alat Bantu Jalan jika Diperlukan

Lansia yang kesulitan berjalan atau menjaga keseimbangan mungkin membutuhkan tongkat maupun alat bantu jalan lainnya. Pastikan jenis dan ukuran alat tersebut sesuai dengan kondisi fisik lansia agar nyaman digunakan.

Hindari Terburu-buru Saat Beraktivitas

Lansia sebaiknya tidak terburu-buru ketika berjalan, berpindah tempat, atau mengambil barang. Apabila membutuhkan sesuatu yang berada jauh dari jangkauan, mintalah bantuan keluarga daripada memaksakan diri untuk meraihnya.

Lakukan Latihan Fisik Secara Teratur

Aktivitas fisik yang sesuai dengan kemampuan lansia membantu menjaga kekuatan otot dan keseimbangan tubuh. Jenis latihan perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan agar tidak menimbulkan kelelahan atau meningkatkan risiko cedera.

Periksakan Kondisi Kesehatan Secara Berkala

Pemeriksaan rutin membantu keluarga mengetahui perubahan kondisi kesehatan yang mungkin memengaruhi keseimbangan dan kemampuan bergerak lansia. Sampaikan kepada tenaga medis jika lansia sering merasa pusing, mengalami gangguan penglihatan, atau pernah terjatuh.

Perhatikan Penggunaan Obat-obatan

Beberapa obat bisa menimbulkan efek samping, mulai dari pusing, mengantuk, atau penurunan tekanan darah. Keluarga perlu memperhatikan perubahan yang muncul setelah lansia mengonsumsi obat dan berkonsultasi dengan dokter jika ada keluhan.

Jaga Keamanan Lansia di Rumah Bersama Insan Medika

Insan Medika menyediakan layanan home care dengan dukungan caregiver terlatih untuk membantu memenuhi kebutuhan harian lansia. Caregiver berperan dalam mendampingi aktivitas yang membutuhkan perhatian lebih, seperti berjalan dan menggunakan kamar mandi. Pendampingan ini membantu lansia menjalani rutinitas sesuai kemampuan fisiknya sekaligus mengurangi risiko terjatuh.

Selain itu, Insan Medika juga menyediakan layanan sewa dan beli alat kesehatan untuk menunjang mobilitas lansia, salah satunya melalui penggunaan kursi roda. Alat bantu ini menjadi pilihan bagi lansia yang mengalami kesulitan berjalan atau membutuhkan dukungan tambahan saat berpindah tempat. Dengan begitu, aktivitas sehari-hari pun bisa berlangsung lebih nyaman.

Siap mulai perawatan di rumah?

Isi data singkat, Care Consultant kami menghubungi Anda untuk asesmen awal tanpa biaya.

Cek Biaya & Paket

Biaya menyesuaikan tingkat perawatan dan durasi, serta ditentukan setelah asesmen awal. Rincian paket ada di Booking Home Care Insan Medika.

Anggota Dari
Logo LSP CaregiverLogo Asosiasi Senior Living Indonesia

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.