Kondisi Medis

PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik)

Penyakit paru kronis yang menyebabkan hambatan aliran udara dan kesulitan bernapas secara progresif. Pasien PPOK memerlukan terapi oksigen, nebulizer, dan monitoring saturasi oksigen secara rutin.

Penyebab

  • Paparan jangka panjang terhadap asap rokok.
  • Paparan polusi udara, asap, dan debu di lingkungan kerja.
  • Peradangan kronis pada saluran napas yang merusak jaringan paru.

Faktor Risiko

  • Kebiasaan merokok aktif maupun pasif.
  • Usia lanjut dan riwayat infeksi paru berulang.
  • Paparan polusi udara atau bahan kimia di tempat kerja.

Gejala

  • Sesak napas yang memberat secara bertahap, terutama saat beraktivitas.
  • Batuk kronis yang menetap.
  • Produksi dahak berlebih.
  • Mengi (napas berbunyi) dan dada terasa sesak.

Kapan ke Dokter

Segera ke dokter bila sesak napas memberat tiba-tiba, dahak berubah warna atau bertambah banyak, bibir/kuku tampak kebiruan, atau muncul demam — ini bisa menandakan perburukan (eksaserbasi) yang memerlukan penanganan cepat.

Diagnosis

  • Tes fungsi paru (spirometri) untuk menilai hambatan aliran udara.
  • Rontgen atau CT scan dada.
  • Pemeriksaan saturasi oksigen dan analisis gas darah.

Pengobatan

  • Obat pelega napas (bronkodilator) melalui inhaler atau nebulizer.
  • Terapi oksigen di rumah pada kasus dengan kadar oksigen rendah.
  • Rehabilitasi paru dan latihan pernapasan.

Pencegahan

  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok.
  • Kurangi paparan polusi dan debu.
  • Vaksinasi influenza dan pneumonia sesuai anjuran.

Butuh Bantuan Perawatan di Rumah?

Tim Insan Medika siap membantu Anda memahami kebutuhan perawatan dan menyusun program yang tepat untuk keluarga Anda. Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.