Kondisi Medis

Depresi pada Lansia

Gangguan mood yang ditandai dengan perasaan sedih berkepanjangan, kehilangan minat, dan penurunan energi pada usia lanjut. Depresi pada lansia sering tidak terdiagnosis karena gejalanya sering dianggap wajar akibat penuaan atau tersamar oleh penyakit fisik.

Penyebab

  • Perubahan kimia otak terkait penuaan dan penyakit kronis.
  • Kehilangan pasangan, isolasi sosial, dan penurunan kemandirian.
  • Efek samping obat dan penyakit neurologis.

Faktor Risiko

  • Isolasi sosial dan kehilangan orang terdekat.
  • Penyakit kronis, nyeri menetap, dan keterbatasan fisik.
  • Riwayat depresi sebelumnya dan penggunaan beberapa obat.

Gejala

  • Perasaan sedih menetap, murung, atau kosong.
  • Kehilangan minat, nafsu makan menurun, dan gangguan tidur.
  • Menarik diri dari aktivitas sosial dan penurunan perawatan diri.

Kapan ke Dokter

Konsultasikan bila lansia tampak murung terus-menerus, kehilangan minat, atau mengabaikan diri sendiri selama lebih dari 2 minggu. Segera cari pertolongan bila ada pikiran untuk menyakiti diri.

Diagnosis

  • Penilaian gejala dengan kuesioner skrining depresi (mis. GDS).
  • Evaluasi riwayat medis dan obat-obatan yang digunakan.
  • Pemeriksaan untuk menyingkirkan penyebab fisik (hipotiroid, anemia).

Pengobatan

  • Psikoterapi (terapi bicara) dan dukungan sosial.
  • Antidepresan sesuai resep dokter bila diperlukan.
  • Aktivitas fisik teratur dan keterlibatan dalam kegiatan sosial.

Pencegahan

  • Pertahankan interaksi sosial dan kegiatan yang bermakna.
  • Jaga kesehatan fisik dan tangani nyeri atau penyakit kronis.
  • Libatkan keluarga dalam memantau perubahan mood lansia.

Butuh Bantuan Perawatan di Rumah?

Tim Insan Medika siap membantu Anda memahami kebutuhan perawatan dan menyusun program yang tepat untuk keluarga Anda. Konsultasi awal gratis, tanpa komitmen.

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.