Mengenal Pendarahan Otak yang Dialami Cawagub Kaltim

Calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur Nusyirwan Ismail meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda pada Selasa (27/2). Nusyirwan meninggal karena mengalami pendarahan otak.
Hasil pemeriksaan dokter melalui CT Scan menyebut pada bagian otak Nusyirwan terdapat pendarahan yang mengakibatkan pendarahan otak dan stroke.

Pendarahan otak sendiri disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah yang menyebabkan stroke pada Cawagub Partai Golkar ini sebenarnya bukan hal baru. Di Indonesia, penyakit ini termasuk salah satu penyakit mematikan setelah serangan jantung.

Pecah pembuluh darah di otak biasanya ditandai dengan berbagai gejala mulai dari sakit kepala secara mendadak, kesemutan di wajah, lengan atau kaki, kesulitan melihat, menelan dan menjaga keseimbangan, mual dan muntah, serta hilang kesadaran.

Gejala ini juga terjadi pada Nusyirwan. Dia dikabarkan pingsan pada Jumat (23/2) pagi saat sedang kampanye bersama pasangannya, Calon Gubernur Andi Sofyan Hasdam. Nusyirwan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Mengutip berbagai sumber, pecahnya pembuluh darah umumnya disebabkan oleh tekanan darah tinggi, cedera kepala, ketidaknormalan dan melemahnya pembuluh darah, tumor otak, penyakit hati, hingga kelainan darah. 

Saat pembuluh darah pecah di otak, maka akan terjadi pendarahan lokal di sekitar jaringan otak yang dapat membunuh sel-sel otak.
Otak akan membengkak karena dipenuhi gumpalan darah dan menghambat kinerja tubuh sehingga memicu stroke. Gumpalan darah tersebut harus diangkat. 

Sama seperti kasus Nusyirwan, dia sempat menjalani operasi pengeluaran gumpalan darah. Namun, kondisinya tak bisa diselamatkan. Biasanya, kematian itu terjadi karena luas pendarahan dan ukuran pembengkakan di otak sudah meluas.

Meski dapat menyebabkan kematian, risiko pecah pembuluh darah dapat dikurangi dengan menjaga pola hidup sehat. Mulai dari rutin mengecek tekanan darah dan detak jantung, berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol, beraktivitas fisik dan mengurangi stress.

 

Insan Medika merupakan provider homecare dan caregiver terbaik dan terpercaya. Segera temukan perawat professional pilihan Insan Medika dengan mengunjungi website kami.

Tag: articles

Chintya