Insan Medika Logo

Edukasi Penanganan Demensia, Insan Medika berkolaborasi dengan Geriatri_Id Gelar Live Talk Show Bahas Sundowning Syndrome bersama Narasumber dr. Ika Fitriana, SpPD-KGer

Oleh Arizal
Direview oleh Dokter
25 Agustus 2026
3 menit baca Menit Baca
Edukasi Penanganan Demensia, Insan Medika berkolaborasi dengan Geriatri_Id Gelar Live Talk Show Bahas Sundowning Syndrome bersama Narasumber dr. Ika Fitriana, SpPD-KGer

Insan Medika berkolaborasi dengan Geriatri_ID menggelar live talk show bertajuk “Mengenal Sundowning Syndrome pada Penderita Demensia dan Alzheimer”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026, melalui Instagram Live @insanmedika_ ini ditujukan bagi masyarakat, khususnya keluarga dan pendamping lansia.

Acara menghadirkan dr. Ika Fitriana, SpPD-KGer, dokter spesialis penyakit dalam subspesialis geriatri, sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh Anis Fatur Rosidah.

Pembahasan mencakup deteksi dini demensia, pengenalan Sundowning Syndrome, serta cara mendampingi dan berkomunikasi dengan lansia yang mengalami demensia atau Alzheimer.

Membedakan Lupa Normal dan Gejala Demensia

live talk show insan medika dan geriatri_id bahas sundowning syndrome

Pada sesi pertama, peserta diajak memahami perbedaan antara penurunan daya ingat yang masih wajar dalam proses penuaan dan perubahan kognitif yang perlu diwaspadai sebagai tanda demensia atau Alzheimer.

Tidak semua perubahan daya ingat pada lansia menunjukkan demensia. Namun, keluarga perlu memperhatikan apabila perubahan tersebut mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai tanda-tanda yang perlu diwaspadai serta kapan pemeriksaan medis sebaiknya dilakukan. Deteksi dini dapat membantu keluarga memahami kondisi lansia dan menentukan pendampingan yang sesuai.

Baca juga: Perkuat Digitalisasi Pemantauan Pasien, Insan Medika dan Yuwell Bahas Potensi Integrasi Sistem IMCIS

Mengenal Sundowning Syndrome

Sesi berikutnya membahas Sundowning Syndrome, yaitu perubahan perilaku yang dapat muncul pada penderita demensia, terutama menjelang sore hingga malam hari.

Kondisi ini dapat ditandai dengan meningkatnya kebingungan, kegelisahan, perubahan suasana hati, atau perubahan perilaku. Dalam diskusi, peserta diajak memahami mengapa waktu sore dan malam dapat menjadi periode yang lebih sulit bagi sebagian penderita demensia.

Pengaturan aktivitas dan rutinitas sepanjang hari juga menjadi bagian dari pembahasan. Aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi lansia dapat dipertimbangkan sebagai salah satu upaya untuk membantu mengelola rutinitas harian.

Meski demikian, Sundowning Syndrome tidak dialami oleh semua penderita demensia dengan cara yang sama. Kondisi lingkungan, rutinitas, dan keadaan masing-masing lansia perlu diperhatikan dalam proses pendampingan.

Pentingnya Komunikasi yang Tepat

live talk show insan medika dan geriatri_id bahas sundowning syndrome

Sesi ketiga membahas cara berkomunikasi dengan penderita demensia dan Alzheimer. Salah satu tantangan yang sering dihadapi pendamping adalah ketika lansia menyampaikan informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan atau mengingat suatu peristiwa secara berbeda.

Dalam situasi tersebut, pendamping sebaiknya tidak terburu-buru mendebat atau memaksa lansia menerima ingatan yang dianggap benar. Pendekatan yang berfokus pada perasaan dan kondisi emosional lansia dapat membantu komunikasi berlangsung lebih tenang.

Salah satu pendekatan yang dibahas adalah teknik validasi, yaitu merespons dengan memahami dan mengakui perasaan yang sedang dialami lansia. Cara ini dapat membantu mengurangi konflik ketika terjadi perbedaan persepsi.

Pendampingan Tanpa Obat

Selain komunikasi, live talk show ini membahas langkah non-obat yang dapat dilakukan ketika lansia mengalami kegelisahan atau perubahan perilaku.

Pendamping perlu berusaha memahami kondisi lansia dan menciptakan suasana yang aman serta nyaman. Kemampuan untuk tetap tenang juga penting karena perubahan perilaku lansia dapat menjadi tantangan bagi keluarga maupun caregiver.

Dengan pemahaman yang tepat, keluarga dapat merespons perubahan perilaku secara lebih bijak dan tidak langsung menganggapnya sebagai bentuk penolakan atau perilaku yang disengaja.

Baca juga: Insan Medika dan Yayasan Pita Kuning Bahas Trauma Medis Anak Pejuang Kanker

Mendorong Pemahaman Keluarga

Melalui kegiatan ini, Insan Medika berupaya memberikan edukasi yang relevan bagi keluarga dan pendamping lansia. Pembahasan tidak hanya berfokus pada gejala demensia, tetapi juga pada perubahan perilaku dan cara berkomunikasi yang tepat.

Dengan mengenali tanda-tanda demensia, memahami Sundowning Syndrome, serta menerapkan komunikasi yang empatik, keluarga dan caregiver diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih terarah.

Butuh Layanan Home Care?

Konsultasikan kebutuhan perawatan Anda dengan tim medis kami secara gratis.

Mulai Konsultasi

Copyright © 2026 PT Insan Medika Persada. All rights reserved.