Kerja Shift Malam Bagi Wanita Berisiko Kanker

Kadang, pekerjaan menuntut wanita untuk masuk kerja shift malam. Apalagi jika profesi Anda petugas kesehatan rumah sakit, customer service perusahaan, pramugari maskapai penerbangan, penjaga toko 24 jam, karyawan perusahaan penerbitan, atau pramusaji di bar dan kafe yang buka malam. Melansir hellosehat, efek kerja malam hari sering dikaitkan dengan obesitas dan penyakit jantung. Namun, sebuah penelitian menambahkan bahwa efek shift malam dapat meningkatkan risiko wanita terkena kanker. Bagaimana bisa?

Risiko kanker meningkat pada wanita yang masuk kerja shift malam

Pernyataan di atas disimpulkan oleh sekelompok peneliti dari West China Medical Center di Sinchuan University, Cina, setelah mengolah data dari 61 artikel berbeda tentang kasus kanker pada wanita. Seluruh artikel yang terkumpul ini memuat lebih dari 1 juta kasus kanker yang melibatkan lebih dari 4 ribu peserta dari Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia.

Related image

https://www.shutterstock.com

Dilansir dari Science Daily, kepala peneliti Xuelei Ma, Ph.D dan rekannya kemudian menemukan hubungan antara kerja shift malam jangka panjang dan peningkatan risiko 11 jenis kanker. Secara umum, tim peneliti menemukan bahwa wanita pekerja shift malam mengalami peningkatan risiko kanker sebesar 19 persen.

Dari semua jenis pekerjaan yang diteliti, perawat shift malam mengalami peningkatan risiko kanker paling tinggi. Perawat yang bekerja shift malam mengalami peningkatan risiko kanker payudara sebesar 58%, kanker gastrointestinal sebesar 32%, dan kanker paru-paru sebesar 28% dibandingkan dengan perawat yang bekerja di siang hari. Risiko kanker payudara terus meningkat 3,3% setiap lima tahun jika terus bekerja di waktu malam.

Bekerja shift malam menganggu ritme sirkadian sehingga berisiko kanker

Bekerja shift malam membuat jam biologis tubuh jadi berantakan. Jam biologis bekerja mengikuti segala perubahan aktivitas fisik, mental, dan perilaku manusia dalam siklus 24 jam.

 

Cara kerja jam biologis tubuh ini dipengaruhi oleh saraf suprachiasmatic (SCN) pada otak dan kondisi cahaya di lingkungan sekitar. Jam biologis seseorang bisa menentukan siklus tidur, produksi hormon, suhu tubuh, dan berbagai fungsi tubuh lainnya.Itu mengapa sebenarnya jam biologis tubuh setiap orang bisa berbeda.

Kerja shift malam mengubah siklus jam biologis Anda. Yang seharusnya jadi waktu bagi Anda beristirahat dari pukul 20.00 hingga 04.00, malah Anda pergunakan untuk bekerja dan bahkan makan. Sebaliknya, di jam-jam saat tubuh seharusnya melakukan aktivitas penting seperti pencernaan, Anda malah tidur.

Image result for kanker pada perempuan shutterstock

https://hellosehat.com

Artinya, jam biologis setiap orang akan memengaruhi perkembangan sel kanker di dalam tubuh. Bila jam biologis Anda kacau, salah satu akibat yang mungkin terjadi adalah pertumbuhan kanker.

Bagaimana mencegahnya?

Yang perlu diingat, kerja shit malam tidak serta merta membuat Anda otomatis terkena kanker. Ada banyak faktor lainnya yang memengaruhi peluang Anda memiliki kanker, seperti genetik dan pola hidup buruk.

Maka, tindakan efektif untuk pencegahan kanker adalah dengan menjaga pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin. Selain itu, rutinlah menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining kanker untuk memantau kondisi Anda.

Tag: articles

Akmelia