Hati-Hati Dengan Hobi Maraton Serial TV Membahayakan Kesehatan

Nonton serial drama Korea atau serial TV lainnya kini mulai digemari setiap kalangan usia. Banyak orang, khususnya remaja, rela menghabiskan waktu untuk menonton beberapa episode sekaligus, bahkan lebih dari 5 episode dalam sehari. Kalau Anda salah satunya, ini artinya Anda sedang melakukan binge watching alias maraton serial TV. Walaupun seru, kebiasaan ini nyatanya tidak baik untuk kesehatan, lho! Bagaimana bisa? Berikut penjelasannya seperti yang dikutip Hellosehat.

Apa itu binge watching?

Related image

https://www.1mg.com

Pernahkah Anda menghabiskan akhir pekan hanya dengan duduk sambil menonton serial TV favorit Anda? Jika iya, berapa lama waktu yang Anda habiskan hanya untuk menikmati film yang disajikan? Satu jam atau mungkin sampai tiga jam lebih?

Seseorang dapat dikatakan melakukan binge watching jika ia terbiasa menonton serial antara dua sampai enam episode berturut-turut, tanpa jeda.Terkadang kebiasaan ini cenderung dinilai seru dan menyenangkan. Sebagian orang justru menanti-nanti waktu akhir pekan untuk sekadar melepas penat lewat sajian televisi yang menarik. Pada kenyataannya, beberapa ahli justru tidak yakin bahwa binge watching adalah kebiasaan yang baik untuk otak dan tubuh Anda.

Ketika Anda menonton serial TV favorit hingga beberapa episode berturut-turut, otak akan melepaskan zat kimia yang disebut dopamin alias hormon senang. Semakin lama Anda menontonnya, otak akan terus memproduksi hormon tersebut sehingga membuat Anda semakin bahagia dan berujung pada ketagihan.

Apa saja bahaya nonton serial TV secara maraton?

Related image

https://www.istockphoto.com

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, orang dewasa yang nonton serial TV selama lebih dari tiga jam setiap hari berisiko tinggi mengalami kematian dini. Pasalnya, duduk terlalu lama dapat memicu berbagai penyakit, termasuk diabetes, penyakit, jantung, hingga kanker.

Tidak hanya pada orang dewasa, kebiasaan nonton TV juga tidak baik untuk anak-anak. Menurut sebuah studi pada tahun 2015, anak-anak TK (taman kanak-kanak) yang terbiasa menonton TV selama satu sampai dua jam setiap harinya berisiko 50 sampai 60 persen mengalami kelebihan berat badan. Bahkan, sebanyak 58 sampai 73 persen anak-anak berisiko mengalami kegemukan lebih awal dibandingkan teman sebayanya.

Apa yang harus dilakukan agar tidak kecanduan nonton serial TV?

Image result for binge watching shutterstock

https://thenextweb.com

Pada dasarnya, tidak semua kebiasaan nonton serial TV membahayakan kesehatan. Selama Anda melakukannya hanya untuk mengisi waktu luang di akhir pekan, hal ini sebenarnya sah-sah saja untuk dilakukan.

Sebaliknya, jika Anda maraton serial TV sampai menghalangi aktivitas dan interaksi dengan orang sekitar, ini artinya Anda sudah mulai menarik diri dari lingkungan sosial. Nah, inilah saatnya Anda harus istirahat untuk menenangkan pikiran.

Sebelum mulai menonton, batasi jumlah episode yang akan Anda tonton dalam satu waktu. Setidaknya, cukup dua sampai tiga episode saja agar tidak membuat Anda kecanduan. Ingat, cobalah untuk bersikap konsisten dengan jadwal yang Anda buat. Secara perlahan, ini akan membantu Anda terlepas dari bayang-bayang bahaya nonton serial TV yang berlebihan.

Tag: articles

Akmelia