• Login
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Bahaya Merokok Saat Berbuka Puasa

admin by admin
February 29, 2024
in Uncategorized
Reading Time: 3 mins read
3
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Puasa merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi para pelakunya. Orang yang berpuasa menahan diri untuk tidak makan dan minum di siang hari, dan berbuka pada sore hari. Termasuk para perokok aktif, mereka harus menahan diri untuk tidak merokok selama berpuasa. Hampir seluruh perokok menunggu-nunggu waktu berbuka puasa hanya untuk kembali menyalakan rokoknya, bahkan sebelum mereka mendapatkan asupan makanan yang cukup pada saat berbuka.

Namun tahukah Anda, merokok sesaat setelah berbuka merupakan kebiasaan yang sangat buruk. Ternyata, rokok dapat menjadi lebih berbahaya dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius jika dikonsumsi pada saat berbuka puasa.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat merokok pada saat berbuka puasa.

1. Gangguan Kardiovaskular

  • Pada saat berpuasa, tubuh akan kekurangan energi akibat kekurangan sumber makanan. Sejatinya, sumber makanan ini akan diubah menjadi energi oleh oksigen (O2). Oksigen ini dibawa bersama dengan Hemoglobin (Hb) dalam sel darah merah unuk selanjutnya beredar ke seluruh tubuh. Saat kita merokok, Hb akan mengikat zat Karbonmonoksida (CO) yang dihasilkan oleh asap rokok. Yang perlu Anda ketahui, ikatan zat CO dengan Hb ini 200x lebih kuat dibandingkan ikatan Hb dengan O2, sehingga kadar O2 dalam darah akan sangat berkurang jumlahnya. Akibat berkurangnya kadar O2 dalam darah, perubahan zat makanan menjadi energi bagi tubuh menjadi terhambat. Akhirnya orang tersebut akan mengalami kekurangan energi.
  • Pada saat berpuasa, tubuh sangat membutuhkan O2 untuk metabolisme tubuh. Jika fungsinya dihambat oleh CO2 maka orang tersebut akan merasa lemah, dan sangat memungkinkan untuk menderita anemia. Pada saat berpuasa, kita akan kekurangan cairan tubuh, termasuk cairan yang berada dalam pembuluh darah. Pada keadaan kekurangan cairan seperti ini darah menjadi lebih kental. Tar yang terkandung dalam rokok ternyata dapat memperparah kekentalan darah. Sedangkan nikotin dapat menyebabkan vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah.Tentu saja, darah yang kental dan pembuluh darah yang menyempit dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Ini akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

2. Penyakit Gastritis atau Radang Lambung

Pada saat kita berbicara, sebagian udara tidak hanya masuk menuju paru. Namun sebagian masuk ke dalam lambung. Begitu juga pada saat kita merokok, tidak seluruhnya asap rokok masuk ke dalam paru Anda, namun sebagian masuk ke dalam lambung.

Pada saat kita berpuasa, lambung dalam keadaan kosong. Kandungan karbon monoksida (CO) dan radikal bebas lainnya, serta suhu panas dari asap rokok dapat menyebabkan iritasi pada dinding lambung. Pada orang normal kebiasaan merokok pada saat berbuka puasa akan merangsang orang tersebut untuk terkena penyakit gastritis, sedangkan pada penderita gastritis kronis tentu saja kebiasaan ini bisa semakin memperparah penyakitnya.

Sebetulnya, bulan puasa ini menawarkan kesempatan emas bagi para perokok untuk berlatih menyingkirkan kebiasaan buruknya. Kemampuan menahan diri selama 14 jam tanpa rokok seharusnya disadari, bahwa ternyata para pecandu rokok mampu melawan pengaruh efek adiktif nikotin asal ada niat dan kemauan yang sungguh-sungguh.

admin

admin

Related Posts

Artikel Lansia

Cari Jasa Perawat Lansia Harian? Ini Layanan Terbaik untuk Kesehatan Lansia

March 2, 2025
Artikel Perawat

Butuh Jasa Pasang Kateter? Perawat Insan Medika Siap Membantu Anda

February 15, 2025
Artikel Perawat

Perawatan ICU di Rumah? Perawat Homecare ICU Siap Memberikan Layanan Terbaik!

February 15, 2025
Artikel Lansia

Keuntungan Menggunakan Jasa Perawat Semi Medis untuk Pendamping Lansia

January 26, 2025
Uncategorized

Ternyata Obesitas Tidak Melulu Soal Makan Banyak

February 29, 2024
Uncategorized

Tidak Mau Cepat Tua? Hindari Makanan Ini!

February 29, 2024

Recommended

Mengapa Pasien Stroke Perlu Didampingi Caregiver Profesional?

2 days ago

Perawatan Harian Pasien Stroke di Rumah yang Aman

3 days ago

Trending

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

4 Jenis Air Keras yang Membahayakan Kulit

8 years ago

Popular

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

4 Jenis Air Keras yang Membahayakan Kulit

8 years ago

Sakit Punggung Sebelah Kiri: Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

4 months ago

Makanan yang Dilarang Dan Dianjurkan Untuk Penderita Parkinson

8 years ago

Berapa Biaya Layanan Perawat Homecare untuk Pasien Stroke? Ini Rinciannya

1 year ago

Insan Medika

Blog Insan Medika

logo

Insan Medika Adalah Agency Penyalur Perawat Home Care Yang Melayani Perawatan Pasien di Rumah Selama 24 Jam. Kami Menghadirkan Layanan Perawat Home Care Live-In Mulai Dari Perawat Orang Tua, Perawat Orang Sakit Hingga Pasien Medis Atau Pasien Yang Terpasang Alat/ ICU.

  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika