• Login
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Artikel Lansia

Lansia Tidur Terus? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Digital Marketing by Digital Marketing
May 15, 2024
in Artikel Lansia
Reading Time: 6 mins read
0
0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kualitas dan kuantitas tidur merupakan hal yang sangat penting. Kurang tidur pada malam hari bisa mengakibatkan dampak negatif untuk keesokan harinya. Akan tetapi, kenapa banyak lansia tidur terus?

Menurut informasi, kebiasaan lansia yang lebih sering tidur bisa disebabkan oleh dua hal utama, yakni masalah kejiwaan serta kesehatan fisik. Untuk lebih jelasnya, dua penyebab ini akan dijelaskan secara lebih detail pada pembahasan berikut.

Daftar Isi

  • 1 Penyebab Lansia Tidur Terus
    • 1.1 1. Kurang Beraktivitas
    • 1.2 2. Efek Mengkonsumsi Banyak Obat
    • 1.3 3. Demensia Lanjutan
    • 1.4 4. Mempunyai Kebiasaan Tidur yang Tidak Bagus
    • 1.5 5. Mengalami Stres
  • 2 Solusi Mengatasi Lansia Tidur Terus
    • 2.1 A. Buat Jadwal untuk Tidur Siang
    • 2.2 B. Memperbaiki Kualitas Tidur Malam
    • 2.3 C. Konsultasi dengan Dokter
  • 3 Sudah Paham Penyebab dan Solusi Lansia Tidur Terus?
  • 4 FAQ

Penyebab Lansia Tidur Terus

Beberapa gangguan tidur pada lansia bisa terjadi karena hal-hal berikut.

1. Kurang Beraktivitas

Seiring bertambahnya usia, biasanya orang tua akan mengalami masalah kesehatan yang sifatnya kronis. Kondisi tersebut mengakibatkan para lansia kesulitan untuk mengerjakan hal-hal yang biasa dilakukan ketika masih muda.

Misalnya, lansia biasanya bisa menghabiskan waktu untuk menonton TV di siang hari maupun membaca koran pada pagi hari. Akan tetapi, kebiasaan tersebut sudah tidak bisa lagi mereka lakukan karena mengalami masalah pada penglihatan seiring bertambahnya usia.

Dengan tidak adanya aktivitas yang biasa lansia lakukan, biasanya para lansia akan memilih menghabiskan waktunya di tempat tidur. Selain itu, rasa bosan juga merupakan penyebab lain mengapa mereka cenderung lebih memilih untuk tidur.

2. Efek Mengkonsumsi Banyak Obat

Seiring bertambahnya usia juga mengakibatkan orang tua cenderung menderita penyakit serta mengharuskannya mengonsumsi obat. Menurut informasi dari The Journals of Gerontology, lansia yang usianya lebih dari 65 tahun rata-rata perlu mengonsumsi 4 resep obat.

Di sisi lain efek samping dari mengkonsumsi obat adalah menyebabkan rasa mengantuk. Inilah yang pada akhirnya membuat para lansia tidur terus. Apalagi tubuh lansia juga tidak bisa secara mudah untuk mengatasi efek samping dari obat tersebut.

3. Demensia Lanjutan

Lansia tidur terus juga menunjukkan ada indikasi mengalami demensia lanjutan. Orang tua yang mempunyai penyakit seperti alzheimer maupun bentuk lain demensia kerap mengalami masalah tidur, khususnya untuk penyakit yang memasuki tahap akhir.

Penyakit tersebut mengakibatkan pasien demensia mengalami kesulitan tidur ketika malam hari. Pada beberapa kasus, tidur siang merupakan satu-satunya solusi agar lansia bisa tidur.

Jika orang tua Anda merupakan penderita demensia, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter maupun psikolog. Dengan begitu, orang tua Anda setidaknya akan mempunyai waktu tidur cukup pada malam hari.

4. Mempunyai Kebiasaan Tidur yang Tidak Bagus

Lansia yang memiliki kebiasaan tidur buruk juga bisa menyebabkan sering mengantuk ketika siang hari. Umumnya, kebutuhan waktu tidur pada orang dewasa berlangsung antara 7 sampai 9 jam.

Akan tetapi, lansia mengalami kesulitan untuk mempertahankan waktu dan jadwal tidur secara teratur. Gangguan tidur yang dialami seperti insomnia juga menjadi masalah umum yang mereka alami.

Selain itu, seiring bertambahnya usia menyebabkan kebiasaan tidur akan berubah. Hal ini membuat lansia bisa mengalami beberapa kondisi seperti:

  • Jam tidur menjadi lebih sedikit.
  • Kesulitan tidur.
  • Sering terbangun ketika malam atau dini hari.
  • Kualitas tidur yang berkurang.

Sementara untuk jangka panjang berpotensi menjadi penyebab meningkatnya risiko jantung serta rasa lelah di siang hari. Akibatnya lansia pun akan lebih sering tidur pada waktu siang hari.

5. Mengalami Stres

Penuaan mengakibatkan banyak perubahan di dalam hidup. Ada yang mengalami dampak positif, namun tak sedikit yang terkena dampak negatif. Permasalahan seperti kurang waktu tidur, sering lelah, atau sering tidur secara terus-menerus menjadi permasalahan yang harus segera diatasi.

Jika Anda merasa khawatir akan kesehatan orang tua Anda, maka cobalah bertanya tentang apa yang orang tua Anda rasakan. Kemudian coba bawa ke dokter maupun psikiater untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

Solusi Mengatasi Lansia Tidur Terus

Beberapa tips berikut bisa bermanfaat untuk mengatasi orang tua yang sering tidur.

A. Buat Jadwal untuk Tidur Siang

Membuat jadwal untuk tidur siang bisa menjadi langkah efektif mengatasi tidur yang tidak berkualitas bagi lansia. Cukup pertimbangkan kira-kira berapa lama serta kapan waktu yang tepat untuk tidur siang.

Misalnya tidur siang tidak boleh lebih dari 1 jam. Kemudian waktu tidur siang juga tidak melebihi jam 3 sore. Jangan lupa menggunakan alarm sebagai penanda sehingga jam tidur siang lansia tidak berlebihan.

Lalu hadirkan suasana tidur yang nyenyak. Misalnya menyiapkan bantal, mengatur pencahayaan, mematikan suara televisi, dan sebagainya.

B. Memperbaiki Kualitas Tidur Malam

Kualitas tidur malam juga perlu Anda perbaiki. Ada beberapa langkah yang dapat lansia terapkan, yaitu:

  • Tidur serta bangun di jam yang sama, tidur lebih awal serta bangun pada pagi hari. Lakukan cara tersebut secara rutin sehingga jam biologis tubuh akan mengatur waktu tidur serta bangun Anda dengan baik
  • Meskipun tidak memiliki kegiatan, usahakan untuk tetap bangun pada pagi hari. Waktu luang bisa bermanfaat untuk sekadar berjemur di pagi hari sehingga mampu merangsang produksi hormon melatonin
  • Lakukan ritual tidur seperti meditasi maupun latihan pernapasan sehingga pikiran menjadi tenang serta lebih mudah untuk tidur terlelap.

C. Konsultasi dengan Dokter

Cara berikutnya yaitu bawa orang tua Anda untuk berkonsultasi dengan dokter. Terkadang lansia yang sering tidur bukan sekadar cukup dengan perawatan rumahan. Akan tetapi perlu penanganan khusus dari ahli kesehatan.

Sudah Paham Penyebab dan Solusi Lansia Tidur Terus?

Itulah beberapa penyebab lansia tidur terus. Jika Anda memerlukan jasa perawat lansia, Insan Medika adalah solusinya. Perusahaan terkemuka di Indonesia yang berfokus untuk memberikan pelayanan terbaik selama 24 jam. Insan Media juga mempunyai para perawat profesional untuk orang tua Anda.

Untuk memesan jasa Insan Medika, prosesnya cukup mudah. Anda tinggal memilih perawat yang dibutuhkan, memilih durasi kontrak, kemudian tentukan lokasi pasien. Info selengkapnya silahkan menghubungi kontak Insan Medika.

FAQ

Apa penyebab orang tua sering tidur?

Pada kondisi tertentu, lansia yang sering tidur biasanya terjadi karena kualitas tidur malam kurang baik. Selain itu, beberapa kondisi seperti stres, kelelahan, maupun memiliki riwayat pengobatan tertentu juga mengakibatkan orang tua akan lebih sering tidur.

Apa penyebab tidur berlebihan pada lansia?

  • Kualitas tidur kurang baik.
  • Tidur tidak teratur.
  • Gaya hidup yang tidak sehat.
  • Pengaruh obat.

Apakah normal jika lansia tidur sepanjang hari?

Daripada ketika masih muda, orang-orang yang sudah berusia lanjut cenderung menghabiskan lebih banyak waktunya di tempat tidur akan tetapi mereka mengalami penurunan kualitas maupun kuantitas tidur. Semua perubahan tersebut berpotensi mengakibatkan kantuk secara berlebihan pada siang hari yang pada akhirnya membuat lansia tidur siang baik sengaja atau tidak.

Berapa jam tidur untuk lansia?

Tidak jauh berbeda dengan orang dewasa muda, untuk orang dewasa yang usianya berkisar antara 24 sampai 64 tahun memerlukan waktu tidur sekitar 7 sampai 8 jam. Sementara untuk lansia lebih dari 65 tahun, secara umum waktu tidurnya hanya 7 sampai 8 jam.

Bagaimana Gejala penyakit tidur yang Anda ketahui?

Beberapa contoh gejala penyakit tidur yaitu sering mengalami ketakutan, berjalan ketika tidur, berteriak, tersedak, berhenti bernafas sesaat, tiba-tiba terbangun dan sulit tidur kembali, mengalami kesulitan menggerakkan badan ketika tidur, maupun menggertakkan gigi saat tidur.

Digital Marketing

Digital Marketing

Related Posts

Artikel Lansia

Cara Membantu Lansia Tetap Aktif dan Produktif di Rumah

January 7, 2026
Artikel Lansia

Cara Menghadapi Perubahan Suasana Hati pada Lansia

January 7, 2026
Artikel Lansia

Cara Menjaga Kesehatan Mental Lansia yang Tinggal di Rumah

January 1, 2026
Artikel Lansia

Ini Dia Tips Merawat Lansia Alzheimer di Rumah Agar Tidak Kewalahan

January 1, 2026
Artikel Lansia

Kenapa Lansia Sering Bingung? Kenali Gejala Awal Demensia

January 1, 2026
Artikel Lansia

7 Tips Memilih Jasa Perawat Homecare yang Aman dan Terpercaya untuk Orang Tua

December 5, 2025

Recommended

Mengapa Pasien Stroke Perlu Didampingi Caregiver Profesional?

1 day ago

Perawatan Harian Pasien Stroke di Rumah yang Aman

2 days ago

Trending

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

4 Jenis Air Keras yang Membahayakan Kulit

8 years ago

Popular

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

4 Jenis Air Keras yang Membahayakan Kulit

8 years ago

Sakit Punggung Sebelah Kiri: Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

4 months ago

Makanan yang Dilarang Dan Dianjurkan Untuk Penderita Parkinson

8 years ago

Berapa Biaya Layanan Perawat Homecare untuk Pasien Stroke? Ini Rinciannya

1 year ago

Insan Medika

Blog Insan Medika

logo

Insan Medika Adalah Agency Penyalur Perawat Home Care Yang Melayani Perawatan Pasien di Rumah Selama 24 Jam. Kami Menghadirkan Layanan Perawat Home Care Live-In Mulai Dari Perawat Orang Tua, Perawat Orang Sakit Hingga Pasien Medis Atau Pasien Yang Terpasang Alat/ ICU.

  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika