Kenali Gejala Campak dan Pencegahannya

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah ditularkan dan menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak bila tak segera ditangani. Penyakit tersebut ialah infeksi virus dari sistem pernapasan. Penyakit yang sangat menular yang dapat menyebar melalui kontak dengan lendir yang terinfeksi dan air liur. Batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi dapat melepaskan virus ke udara. Virus ini dapat hidup di permukaan selama beberapa jam. Partikel yang terinfeksi bertahan di udara dan siapa pun dalam waktu dekat dapat terinfeksi virus campak.

Related image

Sudah empat bulan terakhir ini, wabah campak dan gizi buruk melanda anak-anak Asmat di Papua. Ada yang meninggal dunia, dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit. Demi mengatasi wabah campak dan gizi buruk tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengirimkan tenaga kesehatan dan juga bantuan logistik.

Related image

http://www.kokada.id/2016/

Penyakit ini terutama terjadi pada anak-anak yang tidak divaksinasi. Beberapa orang tua memilih untuk tidak memvaksinasi anak-anak mereka karena takut bahwa vaksin akan memiliki efek buruk pada anak-anak. Kebanyakan anak-anak dan orang dewasa yang menerima vaksin tidak mengalami efek samping. Namun dalam kasus yang jarang terjadi, vaksin dapat dikaitkan dengan kejang, tuli, kerusakan otak, dan koma.

Bagi orang tua perlu sekali memahami gejala-gejala yang timbul pada anak bila terinfeksi virus rubeola dan juga mengetahui cara pencegahannya.

Gejala Campak

Kemunculan gejala awal penyakit campak terjadi sekitar satu hingga dua minggu setelah tertular virus. Gejala ini akan menghilang kurang lebih dua minggu setelahnya. Berikut ini adalah gejala awal yang akan dialami oleh penderita campak:

Mata merah, bengkak, dan sensitif terhadap cahaya

Tanda-tanda menyerupai pilek (misalnya sakit tenggorokan, batuk kering, dan hidung beringus)

Bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan.

Demam tinggi

Lemas dan letih

Nyeri

Tidak bersemangat dan kehilangan selera makan

Diare

Muntah-muntah

Pencegahan Campak

Imunisasi dapat membantu mencegah wabah campak. Vaksin MMR adalah vaksinasi yang dapat melindungi Anda dan anak-anak dari penyakit campak, gondok, dan rubella.

Image result for campak dan rubella shutterstock

https://saliha.id/whats-on/article/

Anak-anak dapat menerima vaksinasi MMR pertama pada usia 12 bulan (atau lebih cepat jika bepergian internasional), dan vaksin lanjutan pada antara usia 4 dan 6 tahun.

Orang dewasa yang belum pernah menerima imunisasi dapat meminta vaksin dari dokter. Jika Anda atau anggota keluarga terkena virus campak, batasi interaksi dengan orang lain. Setelah Anda terkena campak, Anda punya kekebalan seumur hidup.

Untuk memiliki layanan home care kesehatan, Anda dapat kunjungi website kami dan Anda juga bisa mengandalkan aplikasi Insan Medika yang dapat diunduh di Google Play. Insan Medika adalah perusahaan agency perawat home care terpercaya di Indonesia. Menghadirkan layanan medis dengan pemasangan alat yang didukung oleh staff perawat profesional dan layanan non medis untuk perawatan lansia.

Tag: articles

Akmelia