Bau Mulut? Ini Penyebabnya

Bau Mulut? Ini Penyebabnya

Siapa yang tahan berlama-lama berbicara atau berada didekat mereka yang punya masalah bau mulut? Bau mulut atau yang dikenal dengan istilah medis halitosis atau oral malodor adalah bau tidak sedap yang berasal dari mulut atau nafas seseorang. Masalah bau mulut dialami oleh 25% penduduk dunia dan sebagian besar disebabkan oleh kurangnya menjaga kesehatan dan kebersihan mulut. 

Masalah bau mulut kadang tidak disadari, oleh sebab itu penting untuk mengetahui gejalanya agar kamu bisa mengetahui apakah mulutmu mengeluarkan bau tidak sedap. Untuk mengetahui gejala bau mulut bisa dengan menjilat pergelangan tanganmu dan membiarkannya kering. Jika kamu mencium bau tidak sedap dari pergelangan tanganmu, besar kemungkinan mulutmu berbau tidak sedap.

Berikut adalah beberapa faktor yang membuat mau mulut : 

1. Merokok

Rokok mengandung banyak senyawa kimia terutama tar dan nikotin yang menjadi penyebab bau mulut. Senyawa kimia dalam rokok dapat merangsang timbulnya plak pada gigi dan menyebabkan gingivitis atau peradangan pada gusi. Beberapa senyawa dalam rokok termasuk ethyl pyrrole, 2,3-dimethyl pyrazine dan 2-ethyl pyridineakan tetap tinggal ditenggorokan dan paru-paru perokok setelah beberapa jam. Inilah yang menyebabkan nafas perokok berbau tidak enak.

2. Kebersihan Mulut yang Tidak Terjaga

Kurangnya menjaga kebersihan mulut dapat mengakibatkan nafas yang berbau. Sisa makanan yang melekat pada gigi dan gusi akan diubah oleh bakteri anaerob dalam mulut menjadi senyawa dengan bau yang menyengat. Jika tidak dibersihkan secara rutin bakteri tersebut akan menyebabkan pembentukan plak dan juga senyawa berbau khususnya jika makanan yang dikonsumsi mengandung protein dan sulfur.

3. Makanan Dan Minuman

Beberapa jenis makanan dan minuman juga dapat sebagai pemicu timbulnya masalah bau mulut. Makanan dengan kadar sulfur yang tinggi seperti bawang merah dan bawang putih adalah penyebab bau mulut yang sebisa mungkin harus dihindari. Demikian juga kopi dan alkohol yang juga diketahui mampu merangsang aktivitas bakteri penyebab bau dalam mulut.

4. Pengobatan

Obat tertentu yang dikonsumsi untuk menyembuhkan beberapa penyakit dapat mengurangi produksi saliva atau air liur dalam mulut dan menyebabkan bau mulut berlebihan. Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter jika obat-obatan yang dikonsumsi menyebabkan bau mulut dan mintalah saran darinya.

5. Mulut Kering

Mulut kering atau yang disebut juga Xerostomia adalah kondisi mulut kering karena kelenjar saliva tidak menghasilkan air liur, juga merupakan penyebab utama masalah bau mulut. Air liur berfungsi sebagai zat yang melembabkan mulut, menetralkan asam, menghilangkan bakteri, dan menyapu sel kulit mati pada lidah, gusi dan pipi disekitar rongga mulut. Tanpa saliva atau air liur, bakteri penyebab bau mulut akan lebih mudah berkembang biak dan mengubah sisa makanan menjadi senyawa volatile sulfur compound penyebab bau mulut.

Tag: articles