Waspada Gejala Tetanus!

Infeksi tetanus ini termasuk penyakit serius di mana penyebab utamanya adalah bakteri Clostridium tetani. Asal dari bakteri ini diketahui dari kotoran hewan, tanah, debu dan bahkan dari manusia sendiri. Ketika kita memiliki luka terbuka, baik itu luka bakar, luka gores atau luka lainnya akibat cedera, bakteri tetanus itulah yang kerap menginvasi tubuh kita.

Neurotoksin adalah yang dilepaskan oleh bakteri tetanus yang sudah berkembang biak di dalam tubuh dan neurotoksin ini merupakan sejenis racun yang target utamanya adalah sistem saraf. Penderita akan mengalami beberapa gejala serius dikarenakan kinerja saraf yang terganggu oleh neurotoksin tersebut.

Berikut adalah beberapa gejala terkena Tetanus :

1. Kejang

Tubuh penderita tetanus akan mengalami kejang di mana penyebab utamanya adalah kinerja saraf yang sudah terkacaukan oleh neurotoksin. Kejang ini mungkin biasanya terjadi pada seseorang yang mengalami demam tinggi. Namun ketika Anda memiliki luka, namun kemudian menjadi mudah dan sering kejang, waspadai hal ini. 

2. Demam

Demam dapat menjadi pertanda tetanus telah menyerang tubuh Anda. Karena sistem saraf yang sudah kacau, demam sewaktu-waktu dapat terjadi. Bila ada gejala-gejala lainnya yang tampak dan dialami, jangan ragu untuk segera ke dokter.

3. Otot Kaku

Pada kondisi ini otot tubuh akan menjadi kaku dan sulit digerakkan, ada hubungannya juga dengan kejang. Ini disebabkan oleh sistem saraf yang telah kacau dan rusak akibat racun neurotoksin. Kebanyakan orang mungkin tidak akan mengira bahwa otot kaku dapat menjadi salah satu gejala tetanus. Bila Anda punya luka terbuka di tubuh, Anda patut curiga bahwa kekakuan otot ini terkait dengan tetanus.

4. Rahang Sulit Digerakkan 

Akibat dari kekakuan pada otot tadi, otomatis terjadi jugalah gejala lockjaw atau yang kita sebut juga dengan istilah rahang terkunci. Ketika rahang terkunci, rahang penderita akan mengatup rapat-rapat dan ini akan menjadi sulit dibuka. Dengan keadaan seperti ini, kita akan sulit saat akan makan, tertawa, maupun bicara karena pergerakan rahang sangat terbatas.

5. Otot Melemah

Selain menjadi kaku dan tegang karena kinerja saraf terganggu, tetanus juga dapat menimbulkan gejala melemahnya otot. Ketika neurotoksin menginvasi tubuh karena bakteri tetanus, seluruh otot pun ikut terpengaruh. Racun tersebut adalah yang menjadi pemicu utama dari otot-otot yang menegang dan melemah.

Itulah beberapa gejala umum saat terkena tetanus. Tak jarang orang kehilangan nyawa karena tetanus, oleh sebab itu jika Anda tergores dan terluka dan muncul gejala-gejala seperti di atas, diwajibkan untuk segera ke Dokter. 

Tag: articles