Terapi Untuk Penderita Stroke

Stroke adalah gangguan pembuluh darah otak yang disebabkan oleh sumbatan pembulu darah otak (infark) sehingga menghambat aliran darah ke bagian otak setelah sumbatan, atau akibat pecahnya pembulu darah di otak, sehingga menyebabkan darah keluar ke jaringan otak.Stroke memiliki dampak jangka panjang bagi orang yang mengalaminya. Kondisi kelumpuhan pada anggota tubuh tentu tentunya akan menghambat aktivitas hidup seseorang. 

Apabila telah terkena serangan stroke, latihan pemulihan stroke sangatlah penting agar bagian-bagian tubuh yang lumpuh dapat berfungsi kembali. Sangat dianjurkan untuk sesegera mungkin memulai langkah-langkah dalam rangka rehabilitasi pasca stroke.

Berikut ini adalah 6 terapi dasar pacsa stroke : 

1. Terapi Fisik

Enam bulan pasca stroke merupakan masa terbaik dalam melakukan rehabilitasi pasca stroke. Oleh karena itu jangan menunda-nunda dalam memulai latihan. Latihan fisik yang akan diterapkan oleh seorang penderita stroke haruslah mengikuti beberapa aturan dasar supaya hasilnya optimal.

2. Terapi Okipasi

Terapi okupasi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan rawat diri penderita dan mengupayakan penderita mampu melakukan aktivitas harian secara mandiri. Tahap ini bisa dimulai jika penderita sudah mampu melakukan beberapa gerakan-gerakan aktif seperti berjalan perlahan (meski masih memakai alat bantu), memegang, dan lain-lain.

3. Terapi Wicara

Terapi wicara biasanya melibatkan ahli atau terapis wicara. Namun dukungan keluarga / perawat tetap memegang peranan penting. Misalnya dengan tetap melakukan komunikasi (berbicara) meski penderita belum mampu meresponnya.

4. Terapi Psikologis

Terapi psikologis bisa melibatkan stres karena memikirkan kondisi kesehatannya. Dibutuhkan suasana yang hangat dan kekeluargaan supaya mereka bahagia dan merasa diperhatikan. Hendaknya kita mendekat ketika berbicara pada mereka, dan bukan dengan berteriak atau bersuara keras.

5.  Terapi Hobi

Terapi hobi tidaklah kalah penting dengan terapi-terapi di atas karena terapi ini menjadi salah satu penunjang dalam keberhasilan pemulihan penderita pasca stroke. Dukungan temani mereka untuk melakukan hobinya, seperti misalnya berkebun, menyulam, atau membuat kue. Dengan demikian, penderita akan terhindar dari stres dan bisa mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang bermanfaat.

6. Terapi Spiritual

Kebutuhan spiritual seseorang yang mengalami stroke sangatlah penting. Contohnya bagi yang muslim, ingatkan mereka untuk mengerjakan sholat meski tidak dalam posisi normal (jika tidak mampu berdiri) dan ajak mereka untuk mengikuti pengajian apabila kondisinya memungkinkan.

Tadi adalah terapi-terapi penting yang diperuntukan untuk penderita stroke. Terapi-terapi tersebut dapat kita lakukan sendiri di rumah, namun jika terlalu sibuk dengan kegiatan harian dan tidak dapat menemani keluarga kita yang sedang terkena stroke, perawat dari Insan Medika adalah pilihan yang tepat untuk menemani para penderita stroke karena perawat dari Insan Medika tidak hanya ramah, tetapi juga berkualitas dan dapat melakukan terapi-terapi tersebut di rumah anda.

 

Tag: articles

arif