Insan Medika kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia melalui penyelenggaraan pelatihan bertajuk PIP (Prime – Impact – Pivot) Mastery. Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam membangun pola pikir yang tepat, meningkatkan cara kerja tim, serta memperdalam pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan.
Pelatihan PIP Mastery diikuti oleh tim internal Insan Medika dan dilaksanakan pada tanggal 21–22 Januari 2026 di Hotel Citradream Bintaro, bekerja sama dengan ARCONS Insight, serta menghadirkan Salim Suharis, S.Kom., M.M. sebagai pembicara utama yang merupakan Master of PIP dan Business Strategy Specialist, dengan fokus pembelajaran yang saling terintegrasi.
Daftar Isi
- 1 Pelatihan PIP Mastery sebagai Upaya Pengembangan SDM Insan Medika
- 2 Hari Pertama Pelatihan Fokus pada Pembangunan Growth Mindset
- 3 Hari Kedua Pelatihan Mengulas Pain Point Customer dan Solusi yang Tepat
- 4 Penerapan Objective dan Key Result dalam Lingkup Kerja
- 5 Dampak Pelatihan terhadap Kualitas Kerja dan Layanan Insan Medika
Pelatihan PIP Mastery sebagai Upaya Pengembangan SDM Insan Medika

Training ini menjadi salah satu langkah strategis Insan Medika dalam memperkuat fondasi kerja tim di tengah dinamika kebutuhan layanan home care yang terus berkembang.
Melalui PIP Mastery, Insan Medika mendorong setiap individu untuk memiliki cara pandang yang lebih adaptif, solutif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
Pengembangan sumber daya manusia dipandang sebagai elemen penting dalam menjaga profesionalisme dan konsistensi layanan.
Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada penguatan pola pikir dan pemahaman terhadap peran masing-masing individu dalam organisasi.
Hari Pertama Pelatihan Fokus pada Pembangunan Growth Mindset

Memahami Growth Mindset sebagai Fondasi Pengembangan Diri
Pada hari pertama, peserta diajak untuk memahami konsep growth mindset sebagai fondasi utama dalam pengembangan diri dan peningkatan kinerja.
Growth mindset menekankan keyakinan bahwa kemampuan dan keterampilan dapat terus berkembang melalui proses belajar, usaha, dan pengalaman.
Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu melihat proses kerja dan pembelajaran sebagai perjalanan yang berkelanjutan.
Pola pikir ini menjadi penting agar setiap individu tidak terjebak pada batasan kemampuan, melainkan terus terbuka terhadap peluang untuk berkembang.
Refleksi Diri dan Cara Menghadapi Tantangan
Selain memahami konsep dasar, peserta juga diajak melakukan refleksi diri untuk menilai sejauh mana growth mindset telah diterapkan dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari.
Proses refleksi ini membantu peserta lebih sadar terhadap cara berpikir, cara merespons tantangan, serta sikap dalam menghadapi kegagalan.
Dalam sesi ini, tantangan diposisikan sebagai peluang belajar, bukan hambatan. Kegagalan pun dipahami sebagai bagian dari proses pertumbuhan.
Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan lebih terbuka terhadap masukan, berani mencoba hal baru, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
Hari Kedua Pelatihan Mengulas Pain Point Customer dan Solusi yang Tepat

Mengidentifikasi Pain Point Customer secara Lebbih Mendalam
Memasuki hari kedua, fokus pembelajaran diarahkan pada pemahaman pain point customer sebagai dasar dalam merancang solusi yang relevan dan bernilai.
Peserta diajak untuk melihat kebutuhan pelanggan secara lebih mendalam, tidak hanya dari apa yang disampaikan, tetapi juga dari permasalahan utama yang sebenarnya ingin diselesaikan.
Pemahaman terhadap pain point customer menjadi penting agar solusi yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan nyata, bukan sekadar asumsi.
Dengan cara ini, kualitas layanan yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan berdampak positif bagi pelanggan.
Pemetaan Job to Be Done sebagai Dasar Solusi
Dalam sesi lanjutan, peserta mempelajari proses pemetaan job to be done untuk memahami tujuan, tantangan, dan ekspektasi pelanggan saat menggunakan layanan.
Pendekatan ini membantu peserta melihat layanan dari sudut pandang pelanggan secara lebih komprehensif.
Melalui pemetaan yang tepat, setiap solusi yang dirancang diharapkan mampu memberikan nilai tambah dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan.
Pendekatan ini juga mendorong tim untuk berpikir lebih strategis dan terarah dalam menjalankan perannya.
Penerapan Objective dan Key Result dalam Lingkup Kerja

Menyusun Objective yang Jelas dan Terarah
Pelatihan PIP Mastery juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai pentingnya menetapkan objective yang jelas dalam setiap peran dan tanggung jawab.
Setiap staf diajak untuk merumuskan tujuan kerja yang selaras dengan arah dan visi perusahaan.
Objective yang jelas membantu setiap individu bekerja dengan fokus dan memiliki arah yang terukur. Hal ini menjadi dasar penting dalam menciptakan kinerja yang lebih efektif dan terstruktur.
Key Result sebagai Indikator Pencapaian
Sebagai pelengkap objective, peserta juga mempelajari penetapan key result sebagai indikator pencapaian yang terukur dan objektif.
Key result berfungsi sebagai alat evaluasi untuk menilai sejauh mana tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Dengan adanya key result, proses kerja menjadi lebih transparan dan mudah dievaluasi.
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu organisasi dalam memantau kinerja serta mendorong peningkatan secara berkelanjutan.
Baca juga: Try Wibowo dalam 6th Eldercare Innovation Awards 2018
Dampak Pelatihan terhadap Kualitas Kerja dan Layanan Insan Medika
Melalui pelatihan PIP Mastery, Insan Medika berharap dapat menciptakan budaya kerja yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang. Penguatan mindset, pemahaman kebutuhan pelanggan, serta penerapan objective dan key result diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja tim secara keseluruhan.
Pada akhirnya, peningkatan kualitas internal ini akan berdampak langsung pada kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan. Insan Medika terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan home care yang profesional, responsif, dan berfokus pada kebutuhan nyata setiap pelanggan.