• Login
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami
No Result
View All Result
Blog Insan Medika
No Result
View All Result
Home Bayi

Cara Menaikkan Berat Badan pada Bayi yang Aman & Sehat

Arizal by Arizal
August 9, 2025
in Bayi
Reading Time: 5 mins read
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Berat badan bayi adalah salah satu indikator penting untuk menilai tumbuh kembangnya. Namun, ada kalanya berat badan bayi tampak tidak bertambah sesuai harapan. Hal ini tentu membuat sebagian besar orang tua merasa cemas dan bertanya-tanya, bagaimana cara menaikkan berat badan bayi dengan aman dan sehat?

Perlu diingat bahwa setiap bayi memiliki pola pertumbuhan yang berbeda-beda. Jadi, sebelum panik, penting untuk memahami dulu penyebab berat badan bayi yang sulit naik dan langkah-langkah apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membantunya tumbuh dengan optimal.

Daftar Isi

  • 1 Kapan Berat Badan Bayi Dianggap Kurang?
  • 2 Penyebab Berat Badan Bayi Sulit Naik
    • 2.1 1. Asupan Nutrisi yang Tidak Cukup
    • 2.2 2. Gangguan Pencernaan
    • 2.3 3. Kondisi Medis Tertentu
    • 2.4 4. Aktivitas Bayi yang Tinggi
  • 3 Cara Aman Menaikkan Berat Badan Bayi
    • 3.1 1. Tingkatkan Frekuensi Menyusui
    • 3.2 2. Perhatikan Kualitas ASI
    • 3.3 3. Gunakan Susu Formula yang Sesuai
    • 3.4 4. Tambahkan MPASI Bergizi
    • 3.5 5. Pantau Perkembangan Secara Berkala
    • 3.6 6. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung
  • 4 Perlukah Suplemen Tambahan?
  • 5 Dapatkan Bantuan Profesional dari Insan Medika

Kapan Berat Badan Bayi Dianggap Kurang?

cara menaikkan berat badan bayi
pexels.com

Secara umum, bayi yang sehat akan mengalami peningkatan berat badan yang signifikan selama tahun pertama kehidupannya. Menurut grafik pertumbuhan WHO, bayi baru lahir umumnya akan mengalami penurunan berat badan sementara dalam beberapa hari pertama, lalu mulai naik kembali dalam waktu 10 hingga 14 hari.

Berat badan bayi dianggap kurang jika kenaikannya lebih lambat dari standar usia dan jenis kelaminnya, atau jika grafik pertumbuhannya stagnan atau menurun. Jika hal ini terjadi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan penilaian yang lebih akurat dan intensif.

Penyebab Berat Badan Bayi Sulit Naik

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan berat badan bayi sulit naik antara lain:

1. Asupan Nutrisi yang Tidak Cukup

Salah satu penyebab paling umum adalah bayi tidak mendapatkan cukup kalori dari ASI atau susu formula. Hal ini bisa terjadi karena frekuensi menyusui yang jarang, durasi menyusui yang terlalu singkat, atau posisi menyusui yang masih kurang tepat.

2. Gangguan Pencernaan

Bayi yang mengalami masalah seperti refluks, diare, atau intoleransi laktosa bisa mengalami kesulitan menyerap nutrisi dengan baik, sehingga berat badannya menjadi sulit naik.

3. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa kondisi seperti infeksi, kelainan metabolik, atau kelainan bawaan bisa memengaruhi proses penyerapan dan pemanfaatan nutrisi oleh tubuh bayi.

4. Aktivitas Bayi yang Tinggi

Meski masih kecil, ada bayi yang cenderung lebih aktif sehingga kalori yang dikonsumsi langsung dibakar untuk aktivitas, bukan disimpan sebagai cadangan energi.

Cara Aman Menaikkan Berat Badan Bayi

cara menaikkan berat badan bayi
pexels.com

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk membantu menaikkan berat badan bayi dengan cara yang sehat dan aman:

1. Tingkatkan Frekuensi Menyusui

Jika Anda memberikan ASI, pastikan bayi disusui lebih sering, terutama pada malam hari. Biarkan bayi menyusu hingga benar-benar kenyang. Posisi menyusui yang tepat juga penting agar bayi bisa menyedot ASI secara maksimal.

2. Perhatikan Kualitas ASI

Ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar kualitas ASI tetap terjaga. Pastikan Anda mendapatkan cukup kalori, protein, dan cairan setiap harinya.

Baca juga: Cara Melancarkan ASI yang Bisa Dilakukan Ibu Menyusui Agar Bayi Sehat

3. Gunakan Susu Formula yang Sesuai

Jika menggunakan susu formula, pastikan jenisnya sesuai dengan kebutuhan dan usia bayi. Jangan mengganti merek atau jenis susu terlalu sering tanpa adanya konsultasi dengan dokter.

4. Tambahkan MPASI Bergizi

Untuk bayi yang sudah berusia di atas 6 bulan, Anda bisa mulai memberikan MPASI yang padat gizi. Pilih bahan makanan tinggi energi dan protein seperti alpukat, telur, daging ayam, dan ikan. Hindari MPASI instan yang terlalu manis atau tinggi garam.

5. Pantau Perkembangan Secara Berkala

Selalu pantau berat dan panjang badan bayi secara rutin, setidaknya sebulan sekali. Catat perubahan apa saja yang terjadi dan konsultasikan dengan tenaga medis bila ada kekhawatiran.

6. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung

Pastikan bayi cukup tidur dan merasa nyaman di lingkungan sekitarnya. Stres atau ketidaknyamanan bisa memengaruhi nafsu makan dan pola tidur bayi, yang akhirnya berdampak pada berat badannya.

Perlukah Suplemen Tambahan?

Suplemen seperti vitamin atau probiotik kadang disarankan oleh dokter untuk membantu meningkatkan nafsu makan atau mendukung sistem pencernaan bayi. Namun, penggunaannya harus berdasarkan resep dan tidak boleh diberikan sembarangan.

Baca juga: Kapan Susu UHT untuk Anak Boleh Diberikan? Ibu Wajib Tahu!

Dapatkan Bantuan Profesional dari Insan Medika

Jika Anda merasa kewalahan mengatur pola makan dan perawatan bayi yang berat badannya sulit naik, Anda tidak sendirian. Insan Medika siap membantu Anda melalui layanan perawat bayi profesional yang andal dan berpengalaman.

Dengan dukungan tenaga kesehatan terpercaya, Anda bisa mendapatkan bantuan dalam menyusun jadwal makan, memantau pertumbuhan bayi, dan memastikan semua kebutuhan nutrisi si kecil terpenuhi dengan optimal.Jangan biarkan kebingungan menghambat tumbuh kembang buah hati Anda. Gunakan platform Insan Medika sekarang dan temukan perawat bayi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda.

Tags: bayicaregiverhome careperawatan bayiperawatan bayi baru lahir
Arizal

Arizal

Related Posts

Bayi

Pneumonia pada Bayi: Gejala & Penanganan

November 15, 2025

Recommended

Perbedaan Perawat Medis Home Care vs Caregiver Biasa, Jangan Salah Pilih!

5 days ago

Insan Medika Luncurkan Layanan Catering Sehat untuk Mendukung Perawatan Pasien di Rumah

6 days ago

Trending

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

Sakit Punggung Sebelah Kiri: Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

5 months ago

Popular

5 Warna Lidah Ini Membantu Anda Mengenali Penyakit yang Anda Alami

8 years ago

4 Jenis Air Keras yang Membahayakan Kulit

8 years ago

Sakit Punggung Sebelah Kiri: Ketahui Penyebab dan Cara Penanganannya

5 months ago

Cara Pendekatan Keperawatan Pada Lansia

8 years ago

Ini Penyebab Sakit Punggung Tembus Dada & Cara Meredakannya

8 months ago

Insan Medika

Blog Insan Medika

logo

Insan Medika Adalah Agency Penyalur Perawat Home Care Yang Melayani Perawatan Pasien di Rumah Selama 24 Jam. Kami Menghadirkan Layanan Perawat Home Care Live-In Mulai Dari Perawat Orang Tua, Perawat Orang Sakit Hingga Pasien Medis Atau Pasien Yang Terpasang Alat/ ICU.

  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Cari Perawat
  • Lowongan
  • hubungi Kami

Copyright © 2020 - 2025 Insan Medika